IKRARnews.ID, Pohuwato – Terkait kehadiran Indomart dan Alfamart di Pohuwato,minumbulkan banyak dampak negatif terhadap terjeritnya UMKM di pohuwato.
Tidak hanya UMKM yg di buat menjerit.akan tetapi ini juga di rasakan oleh masyarakat. Contoh kasus, yakni setiap pembelian, sekecil apapun barang, pasti membutuhkan kantong kresek sesuai dgn banyaknya barang yg di beli.
Namun di Alfamart & indomaret itu di jual dengan harga 300 rupiah/ kantong.
sementara di pasar tradisional kita beli rempah-rempah contohnya,Kantong kresek kita di Kasih gratis.
Hal ini kemudian mamantik kekecewaan dari salah satu pengurus lembaga LP-KPK RI Dan juga sebagai tokoh dan aktivis di pohuwato. Sebut saja namanya Yanto Samarang atau yg di kenal dengan sapaan paman YS.
Lewat wawancara ekslusif dengan awak media IKRARnews.ID beliau menyampaikan kritiknya terhadap kehadiran dan mekanisme transaksi jual beli oleh ritel raksasa tersebut.Jumat (30/01/2026)
“Bahwa kehadiran alfamart & indomaret di pohuwato membawa malapetaka bagi siklus perputaran ekonomi warga pohuwato. Khususnya pelaku UMKM yang ada di jarak radius 100 meter dari lokasi ritel raksasa tersebut di bangun” Ujarnya..
di sisi lain, kehadiran alfamart & indomaret juga membuat karyawan merasa di rugikan. bahkan di kebiri hak-hak mereka, ini terlihat banyak karyawan yg mengeluh.
“olehnya kami dari lembaga pengawasan kebijakan pemerintah & keadilan RI. meminta kepada DPRD Kabpaten pohuwato serta dinas terkait, agar sesegera mungkin untuk mengundang para pimpinan ritel raksasa itu. Untuk melakukan RDP” Sambungnya…
Ia juga berharap kiranya para pelaku UMKM dan seluruh tokoh masyarakat, serta tokoh pemudah, LSM, bahkan karyawan ritel tersebut di undang secara bersaam untuk di dengar keterangannya.
“Manakala hal ini lambat di tindak lanjuti oleh DPRD , maka kami bersama masyarakat terutama UMKM akan turun melakukan demo” Tutupnya.
Red, ID















