IKRARnews.ID, GORONTALO — Madrasah Ibtidaiyah Muhammadiyah (MIM) Unggulan Kota Gorontalo kembali menorehkan prestasi membanggakan dengan melaksanakan Wisuda Khatamul Qiro’ah ke-X dan Tahfidz Juz 1, 29, dan 30 ke-IV Tahun 2026. Kegiatan tersebut berlangsung khidmat di Gedung Indoor David Bobihoe Akib, Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), Jumat (31/1/2026).
Sebanyak 236 siswa resmi diwisuda, terdiri dari 148 peserta Khatamul Qiro’ah, 7 siswa Tahfidz Juz 1, 2 siswa Tahfidz Juz 29, dan 80 siswa Tahfidz Juz 30. Salah satu wisudawati Khatamul Qiro’ah yang turut diwisuda yakni Dinda Syifa Azahra Lanusu, putri dari Noldy Lanusu, S.H dan Ny. Nur Mutia. Sertifikat wisuda diserahkan langsung oleh Ketua Komite MIM Unggulan Kota Gorontalo, Dr. Candra Cuga, S.Pd., M.Pd.
Acara wisuda ini turut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Gorontalo, Misnawati S. Nuna, M.H, Kepala Madrasah MIM Unggulan Kota Gorontalo Hasyim Djabir, M.Pd, Ketua Komite, Ketua Panitia Erpan Tialo, M.Pd, dewan guru, staf tata usaha, serta 472 orang tua siswa.
Dalam sambutannya, Kepala Kantor Kemenag Kota Gorontalo Misnawati S. Nuna, M.H menyampaikan apresiasi tinggi atas pelaksanaan wisuda yang digelar di lingkungan perguruan tinggi. Menurutnya, hal ini sekaligus memperkenalkan UMGO kepada para orang tua sebagai salah satu opsi pendidikan lanjutan bagi anak-anak mereka.
“Saya sangat salut. Anak-anak ini sejak dini sudah dibiasakan menghafal Al-Qur’an, sesuatu yang bagi orang dewasa pun tidak mudah. Ini menjadi nilai plus bagi MIM Unggulan,” ujarnya.
Ia juga berharap capaian para siswa tidak berhenti sampai wisuda, melainkan terus dilanjutkan ke jenjang pendidikan berikutnya, termasuk pesantren atau sekolah berbasis Al-Qur’an, agar hafalan dan kemampuan yang telah diraih dapat dipertahankan.
Sementara itu, Kepala Madrasah MIM Unggulan Kota Gorontalo Hasyim Djabir, M.Pd menjelaskan bahwa kegiatan wisuda ini dilaksanakan setiap dua tahun sekali dan merupakan hasil dari proses panjang pembinaan bacaan Al-Qur’an serta hafalan siswa sejak awal masuk madrasah.
“Anak-anak dipacu untuk membaca sesuai makharijul huruf dan tajwid, sekaligus mencapai target hafalan. Tahun ini, total peserta wisuda mencapai 236 siswa, dan ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi kami,” ungkapnya.
Ia berharap para lulusan MIM Unggulan Kota Gorontalo dapat tumbuh menjadi generasi Qurani yang kelak bermanfaat bagi bangsa, agama, serta menjadi kebanggaan bagi orang tua.
RED. (Anis)

















