Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example floating
Example floating
banner 325x300
Peristiwa

Bocah SD di Paguyaman Gorontalo Ditemukan Telah Meninggal Dunia di Bibir Pantai. Ini Penyebabnya!

83
×

Bocah SD di Paguyaman Gorontalo Ditemukan Telah Meninggal Dunia di Bibir Pantai. Ini Penyebabnya!

Sebarkan artikel ini

IKRARnews.ID, Gorontalo – Sempat di kabarkan hilang bocah SD yang ada di wilayah Paguyaman Gorontalo, bocah tersebut bernama Deis Ilato, bocah perempuan, sempat membuat keluarga panik pada sabtu 14/02/2026 kemarin. Senin (16/02/2026)

Harapan keluarga bisa memeluk Deis Ilato dalam kondisi hidup, pupus setelah ia ditemukan meninggal pada Minggu sore, 15 Februari 2026.

Deis, begitulah ia kerap dipanggil, hanya menjalankan aktivitas normalnya pada hari ia dilaporkan hilang. Malam itu, bocah belasan tahun itu memang dilaporkan hanya pergi menyaksikan pesta di kampung tersebut, di Desa Lito, Kabupaten Boalemo. (16/02)

Dihimpun Awak media ikrarnews.Id gorontalo bahwa di desa itu memang berada di pesisir selatan Gorontalo, karena itu posisi desa ini memang masuk dalam administrasi Kecamatan Paguyaman Pantai.

Akses menuju desa ini cukup menantang, apalagi memang jaraknya 1 jam 24 menit dari pusat pemerintahan Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.

Jika ditempuh dari titik Kantor Bupati Boalemo, masyarakat harus melapahap jalan sepanjang 55 kilometer.

Jarak itu hanya 4 km lebih pendek jika ditempuh dari Bandara Djalaludin yang ternyata 59 km.

Akses menuju desa ini cukup menantang, apalagi memang jaraknya 1 jam 24 menit dari pusat pemerintahan Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo.

Di pantai desa inilah, jenazah Deis ditemukan tempat sehari ia dilaporkan hilang. Sore 15 Februari, jasadnya ditemukan oleh warga setempat.

Siswi SD tersebut, ditemukan tergeletak di pantai yang disebut-sebut memang jarang ada aktivitas masyarakat sekitar pukul 17.30 Wita jelang salat Magrib.

Saat dihubungi, otoritas kepolisian setempat level resort menjelaskan bahwa tempat kejadian perkara (TKP) sudah dilakukan penyisiran guna mendapatkan informasi terkait kematian tersebut.

Menurut Kapolsek Paguyaman Pantai, Iptu Hamid Kadir Alamri, keluarga setuju melakukan autopsi terhadap jenazah korban untuk mencari tahu penyebab bocah itu meninggal dunia.

Tak cuma TKP, jasad bocah itu juga saat ini telah dilarikan ke RS Bhayangkara, di Jalan Runi S Kabli, Kecamatan Limboto, Kabupaten Gorontalo, Provinsi Gorontalo. RS milik Polri ini jaraknya lebih jauh lagi, sekitar 2 jam atau 82 km dari lokasi desa tersebut.

 

Red Zulhas

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300
banner 325x300