Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example floating
Example floating
Berita

Aleg Limonu Hippy Gelar Reses dan Serahkan 250 Paket Bantuan Pangan: Wujud Kepedulian Nyata DPRD Provinsi Gorontalo untuk Rakyat

304
×

Aleg Limonu Hippy Gelar Reses dan Serahkan 250 Paket Bantuan Pangan: Wujud Kepedulian Nyata DPRD Provinsi Gorontalo untuk Rakyat

Sebarkan artikel ini

IKRARnews.ID, Pohuwato –Dalam momentum bersejarah Hari Sumpah Pemuda, Selasa (28/10/2025), anggota DPRD Provinsi Gorontalo, Limonu Hippy, melaksanakan kegiatan reses sekaligus penyerahan 250 paket bantuan pangan kepada masyarakat Desa Buntulia Jaya, Kecamatan Duhiadaa, dan Desa Sipatana, Kecamatan Buntulia.
Kegiatan ini merupakan bagian dari Pokok Pikiran (Pokir) Limonu Hippy sebagai wakil rakyat di Komisi Lingkungan Hidup (LH) DPRD Provinsi Gorontalo, yang berkomitmen untuk memastikan kehadiran negara melalui tindakan konkret di tengah masyarakat.

 

Pelaksanaan reses kali ini tidak hanya diwarnai oleh pembagian bantuan, tetapi juga menjadi ruang refleksi dan dialog antara wakil rakyat dan masyarakat. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, Limonu Hippy mendengarkan langsung aspirasi warga yang berkaitan dengan kondisi sosial, ekonomi, dan lingkungan di dua desa tersebut.

“Reses ini bukan sekadar agenda formal DPRD, tetapi momentum penting untuk menyerap dan memahami secara langsung persoalan yang dihadapi masyarakat. Bantuan pangan ini kami berikan bukan karena seremonial, tetapi sebagai wujud empati dan tanggung jawab moral terhadap rakyat,” ujar Limonu Hippy dalam sambutannya.

Sebanyak 250 paket bantuan pangan yang diserahkan berisi kebutuhan pokok sehari-hari yang sangat membantu masyarakat, khususnya bagi keluarga pra-sejahtera. Program ini merupakan hasil sinergi antara aspirasi warga dan fungsi representatif DPRD Provinsi yang dituangkan dalam Pokir Limonu Hippy, untuk memastikan bahwa kebijakan publik benar-benar berpihak pada kebutuhan rakyat kecil.

Momentum ini menjadi semakin bermakna karena bertepatan dengan Hari Sumpah Pemuda — sebuah simbol persatuan, semangat kebangsaan, dan keadilan sosial. Limonu Hippy dalam kesempatan itu juga mengajak masyarakat, khususnya generasi muda di Gorontalo, untuk meneladani nilai-nilai perjuangan pemuda 1928: menjaga solidaritas, menolak perpecahan, dan aktif membangun daerah.

“Sumpah Pemuda mengajarkan kita tentang satu nusa, satu bangsa, dan satu bahasa. Di era modern ini, semangat itu kita wujudkan dengan membangun kesetiakawanan sosial dan memperjuangkan kesejahteraan bersama,” tegasnya.

Dari perspektif kebijakan publik, kegiatan ini mencerminkan bagaimana politik representatif dapat dijalankan secara substantif, bukan sekadar formalitas. Limonu Hippy menghadirkan model politik kerakyatan — politik yang tidak berhenti pada pidato, tetapi hadir dalam bentuk tindakan nyata di tengah masyarakat.

Melalui reses ini, masyarakat menyampaikan sejumlah persoalan aktual, mulai dari harga bahan pokok yang fluktuatif, akses infrastruktur desa yang terbatas, hingga tantangan lingkungan akibat aktivitas ekonomi yang kurang ramah alam. Setiap masukan tersebut akan menjadi bahan penting dalam perumusan kebijakan daerah melalui jalur resmi DPRD Provinsi.

Kehadiran Limonu Hippy di tengah masyarakat juga menjadi penegasan bahwa fungsi reses bukanlah sekadar memenuhi kewajiban administratif, melainkan bagian dari dialog sosial politik yang bermakna. Ia menegaskan bahwa aspirasi masyarakat tidak boleh berhenti di ruang diskusi, melainkan harus diolah menjadi program yang memberi manfaat langsung bagi kesejahteraan rakyat.

Bagi Limonu Hippy, politik tidak boleh kehilangan ruh kemanusiaannya. Di tengah situasi ekonomi yang penuh ketidakpastian, tindakan kecil seperti pembagian bantuan pangan dapat menjadi simbol besar dari kepedulian negara terhadap rakyatnya.

“Saya percaya, politik yang baik adalah politik yang membawa manfaat. Jika masyarakat tersenyum, maka di situlah nilai sejati dari pengabdian seorang wakil rakyat,” ungkapnya dengan nada penuh empati.

Kegiatan reses dan pembagian bantuan pangan di Buntulia Jaya dan Sipatana menjadi bukti bahwa representasi politik masih memiliki makna luhur: menghadirkan keadilan sosial di tengah masyarakat. Limonu Hippy melalui #POKIR_LH_DPRD_PROVINSI terus berkomitmen memperjuangkan agenda-agenda pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berpihak pada rakyat kecil.

Di penghujung kegiatan, masyarakat menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan kehadiran langsung Aleg Limonu Hippy di tengah-tengah mereka. Bagi warga, sosoknya bukan sekadar wakil di parlemen, tetapi figur yang benar-benar memahami denyut kehidupan masyarakat desa — sederhana, tulus, dan berorientasi pada kemaslahatan bersama.

Dengan semangat Sumpah Pemuda 2025, kegiatan ini menjadi pengingat bahwa tanggung jawab seorang wakil rakyat bukan hanya berbicara atas nama rakyat, tetapi berbuat untuk rakyat — dengan keikhlasan, kepedulian, dan integritas moral yang nyata. (ID-01)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300