Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example floating
Example floating
banner 325x300
Berita

Masyarakat Dusun Wobudu Gelar Festival Tumbilotohe Yang Di Integrasikan Dengan Lampu Hias

174
×

Masyarakat Dusun Wobudu Gelar Festival Tumbilotohe Yang Di Integrasikan Dengan Lampu Hias

Sebarkan artikel ini

IKRARnews.ID, Pohuwato – Tradisi malam Tumbilatohe kembali digelar dengan penuh semarak di Dusun Wobudu, Desa Padengo, Kecamatan Dengilo, Kabupaten Pohuwato. Kegiatan tahun ini tampil lebih menarik karena dipadukan dengan festival lampu hias, yang menghiasi sepanjang jalan dusun serta lingkungan masyarakat.Senin, (16/03/2026)

 

Kegiatan ini merupakan inisiatif dari Hasmin, S.Pd.I, yang berperan sebagai penginisiatif sekaligus pengawas Festival Tumbilatohe terintegrasi lampu hias di Dusun Wobudu. Melalui gagasan tersebut, masyarakat bersama para pemuda setempat bergotong royong menata dan memasang berbagai lampu tradisional maupun lampu hias modern, sehingga menciptakan suasana malam Ramadhan yang indah, religius, dan penuh kebersamaan.

 

Pelaksanaan kegiatan ini juga mendapat dukungan dari berbagai tokoh masyarakat dan pemerintah setempat. Mantan Camat Dengilo Bpk Usman Djamil turut hadir sebagai tim pengarah, bersama sejumlah tokoh masyarakat lainnya seperti Bapak Saprudin Maire, Bapak Suleman Supu, Bapak Ormal Takasaheng, dan Bapak Ikbal Tampilang yang turut memberikan dukungan dan arahan demi suksesnya kegiatan tersebut.

 

Di sisi lain, Saudara Padlika Mawali dipercaya sebagai koordinator kegiatan dari unsur pemuda, yang berperan aktif menggerakkan partisipasi generasi muda dalam menyiapkan berbagai rangkaian kegiatan festival. Sementara itu, dukungan dari pemerintah dusun juga terlihat melalui keterlibatan Kepala Dusun Wobudu, Ibu Ritawati Pasmo, yang turut membantu memfasilitasi pelaksanaan kegiatan di tengah masyarakat.

 

Menurut Hasmin, kegiatan ini tidak hanya bertujuan memperindah lingkungan desa, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan tradisi Tumbilatohe, yang merupakan budaya masyarakat Gorontalo dalam menyambut malam-malam terakhir bulan Ramadhan.

 

“Festival ini menjadi momentum kebersamaan masyarakat. Selain menjaga tradisi Tumbilatohe, kegiatan ini juga mempererat silaturahmi serta menumbuhkan kreativitas masyarakat dalam menghias lingkungan desa,” ungkap Hasmin.

 

Antusiasme masyarakat terlihat sangat tinggi. Warga dari berbagai kalangan, mulai dari anak-anak, pemuda, hingga orang tua turut berpartisipasi dalam memasang dan menata lampu-lampu hias di sepanjang jalan dusun, halaman rumah, serta di sekitar masjid. Pemandangan lampu yang berwarna-warni menciptakan suasana Ramadhan yang hangat dan penuh makna spiritual.

 

Melalui kegiatan ini, masyarakat berharap Dusun Wobudu dapat menjadi salah satu pusat perayaan Tumbilatohe di Kecamatan Dengilo, sekaligus menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam menjaga dan melestarikan tradisi budaya Ramadhan yang sarat dengan nilai kebersamaan, gotong royong, dan ukhuwah Islamiyah.

 

Red ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300
banner 325x300