Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example floating
Example floating
AdvertorialBeritaDaerahHukrimKesehatanOpiniUncategorized

Klarifikasi RS Multazam Terkait Keluhan Pelayanan: Kronologi, Fakta Lapangan, dan Komitmen Peningkatan Mutu

1004
×

Klarifikasi RS Multazam Terkait Keluhan Pelayanan: Kronologi, Fakta Lapangan, dan Komitmen Peningkatan Mutu

Sebarkan artikel ini

IKRARnews.ID, Gorontalo — Rumah Sakit Multazam resmi menyampaikan klarifikasi, Selasa (25/11). Terkait keluhan pelayanan yang sempat mencuat di masyarakat mengenai penanganan seorang pasien berinisial HN (64) pada Jumat, 21 November 2025. Klarifikasi ini dirilis sebagai bentuk transparansi dan tanggung jawab publik atas informasi yang beredar.

Menurut penjelasan rumah sakit, pasien HN datang ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) sekitar pukul 11.00 WITA dengan keluhan diare sejak pagi. Pemeriksaan awal oleh perawat menunjukkan kondisi vital pasien stabil: tekanan darah 120/80 mmHg, nadi 87 kali per menit, respirasi 22 kali per menit, suhu 36°C, dan saturasi oksigen 99 persen. Pasien berada dalam keadaan sadar penuh serta dapat berjalan tanpa bantuan, menandakan kondisi umum yang relatif baik.

Pihak RS menjelaskan bahwa kapasitas pelayanan pada hari itu sedang penuh. Menyikapi hal tersebut, keluarga pasien menyatakan akan mencari penanganan di rumah sakit lain. Perawat kemudian menyarankan fasilitas terdekat, seperti RS Siti Khadijah atau RS Bioklinik. Namun keluarga akhirnya membawa pasien kembali pulang ke rumah.

Usai salat Jumat, keluarga kembali mendatangi RS Multazam untuk memastikan ketersediaan kamar. Berdasarkan pengecekan, ruang kelas 3 laki-laki sesungguhnya memiliki enam tempat tidur, namun empat di antaranya tidak dapat difungsikan karena plafon ruangan mengalami kebocoran dan masih menunggu perbaikan. Kondisi ini menyebabkan pasien belum dapat masuk pada hari itu.

Pada Sabtu, 22 November 2025, pasien akhirnya diterima dan menjalani perawatan inap hingga 25 November 2025. Pihak BPJS Kesehatan turut melakukan klarifikasi langsung dengan pasien, dan kondisi pasien pun dilaporkan telah membaik.

Manajemen RS Multazam juga telah menghadiri undangan Kepala Dinas Kesehatan Kota Gorontalo pada Senin, 24 November 2025, untuk menyampaikan laporan kronologis serta memberikan penjelasan resmi terkait kejadian tersebut.

Direktur RS Multazam, dr. H. Renny Ibrahim menegaskan bahwa rumah sakit berkomitmen menjaga kualitas pelayanan dan terbuka terhadap evaluasi publik.

“Kami memahami perhatian masyarakat dan mengapresiasi setiap kritik maupun saran yang disampaikan. Kejadian ini menjadi bahan evaluasi bagi kami untuk terus memperbaiki fasilitas serta alur layanan. Yang paling penting, tidak ada satu pun pasien yang ingin kami abaikan. Kami memastikan setiap tindakan medis selalu mengikuti standar pelayanan yang berlaku,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa transparansi merupakan prinsip penting dalam pelayanan kesehatan.

“Kami selalu siap memberikan klarifikasi agar tidak terjadi kesalahpahaman. Terima kasih kepada masyarakat yang tetap mempercayai RS Multazam sebagai tempat memperoleh layanan kesehatan,” tutur Direktur.

Dengan klarifikasi ini, RS Multazam berharap masyarakat mendapatkan pemahaman yang objektif mengenai situasi yang terjadi, sekaligus menegaskan komitmen rumah sakit dalam meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan bagi seluruh warga.

Red-Arif-IR.ID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300