Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example floating
Example floating
BeritaHukrimPendidikan

Jadi Pelopor Keselamatan, Pengemudi Becak Bentor Gorontalo Kota Dapat Edukasi Lalu Lintas dari Dua Srikandi Polantas Kota Gorontalo

130
×

Jadi Pelopor Keselamatan, Pengemudi Becak Bentor Gorontalo Kota Dapat Edukasi Lalu Lintas dari Dua Srikandi Polantas Kota Gorontalo

Sebarkan artikel ini

IKRARnews.ID, KOTA GORONTALO – Dalam upaya membangun budaya tertib dan menekan angka kecelakaan lalu lintas, Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polresta Gorontalo Kota gencar melakukan pendekatan edukatif ke berbagai lapisan masyarakat. Kali ini, sasaran adalah puluhan pengemudi becak bermotor (bentor) yang menjadi tulang punggung angkutan mikro di kota ini. Edukasi diberikan secara khusus oleh dua personel Srikandi Satlantas di Pangkalan Bentor Kelurahan Bugis Kota Gorontalo, Selasa (2/12/2025).

Kegiatan yang berlangsung interaktif ini bukan sekadar ceremonial, melainkan upaya konkret untuk menyasar kelompok rentan pelanggaran dan kecelakaan. Pengemudi bentor sering menjadi bagian dari masalah lalu lintas seperti berkendara tanpa helm, melanggar rambu, dan berhenti sembarangan untuk menaikkan atau menurunkan penumpang.

Edukasi ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kedisiplinan berlalu lintas guna mengurangi potensi kecelakaan, membangun budaya tertib sejak dari akar rumput, dalam hal ini para pengemudi angkutan umum tradisional serta memberikan pemahaman hukum tentang konsekuensi pelanggaran yang mereka lakukan.

Lebih lanjut, selain tiga tujuan utama tersebut, kegiatan ini juga menjadi jembatan untuk mendekatkan hubungan antara Polantas dengan masyarakat.

Dalam edukasi tersebut, kedua anggota Satlantas Kota Gorontalo menyampaikan materi dengan bahasa yang mudah dicerna. Mereka memaparkan aturan dasar keselamatan seperti kewajiban penggunaan helm SNI bagi pengemudi dan penumpang, pentingnya menyalakan lampu pada malam hari, larangan menggunakan HP saat berkendara, serta etika menaikkan-turunkan penumpang di titik yang aman.

Tak ketinggalan, dijelaskan pula sanksi tilang dan denda sesuai Undang-Undang Lalu Lintas Nomor 22 Tahun 2009.

Antusiasme terlihat dari para pengemudi bentor. Salah seorang pengemudi yang tak ingin namanya disebut, mengaku baru mendapatkan penjelasan sedetail ini dari polisi. “Biasanya kami cuma ditegur atau ditilang. Kali ini diajak ngobrol baik-baik, dijelaskan dengan sabar sama mbak-mbak polisi. Jadi paham bahayanya dan ruginya kalau melanggar. Insya Allah saya akan lebih hati-hati,” ujarnya.

Program edukasi seperti ini diharapkan tidak berhenti sekali saja. Satlantas Polresta Gorontalo Kota berencana menjadikannya kegiatan rutin dan berkelanjutan, tidak hanya untuk pengemudi bentor, tetapi juga untuk ojek online, sopir angkutan umum dan pelajar.

Dengan pendekatan humanis dan komunikatif yang dilakukan oleh kedua Srikandi Satlantas ini, harapannya para pengemudi bentor tidak lagi dipandang sebagai bagian dari masalah, tetapi berubah menjadi mitra dan agen perubahan dalam mewujudkan lalu lintas Gorontalo Kota yang lebih tertib, aman, dan berkeselamatan.

Hingga berita ini di turunkan, belum ada peryataan resmi dari pihak Satlantas Kota Gorontalo terkait edukasi ini.

Abd. Arif – IR.ID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300