Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example floating
Example floating
AdvertorialBeritaDaerahOpiniOpini

Aksi Nyata YR Team di Kemiri: Pengerukan Sedimentasi Irigasi sebagai Ikhtiar Membangun Ketahanan Agraris

109
×

Aksi Nyata YR Team di Kemiri: Pengerukan Sedimentasi Irigasi sebagai Ikhtiar Membangun Ketahanan Agraris

Sebarkan artikel ini

IKRARnews.ID, Pohuwato — YR Team kembali menunjukkan konsistensinya dalam kerja-kerja sosial berbasis kepentingan publik. Kali ini, dipimpin langsung oleh Ketua YR Team, Iskandar Dalangko, S.IP, tim tersebut melaksanakan kegiatan pengerukan sedimentasi pada saluran irigasi pertanian di Desa Kemiri, Kecamatan Paguat, Kabupaten Pohuwato, Sabtu (29/11/2025).

Kegiatan ini berlokasi sekitar 500 meter dari samping ruas jalan Trans Sulawesi, tepat di area yang berdekatan dengan lahan persawahan masyarakat setempat. Saluran irigasi tersebut selama ini mengalami pendangkalan sehingga menghambat distribusi air ke lahan-lahan sawah masyarakat.

Gerakan ini terselenggara melalui kolaborasi antara YR Team, Pemerintah Desa Kemiri, serta para petani. Hadir mewakili pemerintah desa, Sekretaris Desa (Sekdes) bersama Kepala Dusun, yang ikut memantau jalannya pengerjaan sekaligus memastikan bahwa kegiatan ini selaras dengan kebutuhan riil warga.

Iskandar Dalangko menyampaikan bahwa kegiatan tersebut bukan semata aksi rutin, melainkan bagian dari strategi membangun kesadaran kolektif akan pentingnya infrastruktur pertanian sebagai basis ketahanan pangan desa.

“Saluran irigasi adalah nadi kehidupan pertanian. Ketika ia tersumbat, maka produktivitas petani ikut tersendat. Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan bahwa ekosistem pertanian di Kemiri tetap berjalan optimal,” ujarnya dalam kesempatan itu.

Pengerukan sedimentasi tidak hanya bertujuan memperlancar aliran air, tetapi juga bagian dari upaya meminimalkan risiko gagal panen yang sering terjadi ketika irigasi tidak berfungsi maksimal. Para petani menyambut baik kegiatan ini karena dianggap memberikan solusi langsung terhadap kendala teknis yang mereka hadapi selama beberapa musim terakhir.

Langkah YR Team ini juga menguatkan pentingnya peran masyarakat sipil dalam mendukung pembangunan desa. Kolaborasi lintas sektor—komunitas, pemerintah desa, dan kelompok tani—dipandang sebagai model partisipasi publik yang efektif.

YR Team belakangan dikenal aktif menjalankan kegiatan sosial, lingkungan, dan kemasyarakatan. Kehadiran mereka di Desa Kemiri memperkuat narasi bahwa pembangunan daerah tidak hanya bertumpu pada institusi formal, tetapi juga pada inisiatif kelompok-kelompok masyarakat yang memiliki kepedulian.

Dengan pendekatan yang lebih sistematis, kegiatan ini diharapkan menjadi agenda berkelanjutan untuk menjaga keberlangsungan sistem irigasi desa. Dalam konteks daerah agraris seperti Pohuwato, aksi pemeliharaan infrastruktur mikro seperti ini sering menjadi penentu keberhasilan panen.

Kehadiran YR Team bukan hanya simbol gerak sosial, tetapi juga bentuk kesadaran intelektual bahwa pembangunan membutuhkan kombinasi antara kerja fisik, kolaborasi, dan visi jangka panjang. Melalui kegiatan ini, Desa Kemiri memperlihatkan bagaimana gotong royong modern dapat bekerja secara praktis dan produktif.

Red-IR.ID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300