IKRARnews.ID, Kota Gorontalo – Penggalangan dana korban banjir dan tanah longsor oleh mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo di Bundaran Saronde pada Selasa (2/12/2025) menjadi bentuk solidaritas nyata dari generasi muda terhadap masyarakat terdampak bencana. Aksi ini digelar sebagai respons cepat atas musibah banjir dan longsor yang merusak sejumlah wilayah di Sumatera dan menyebabkan banyak warga harus mengungsi. Para mahasiswa turun langsung ke jalan untuk mengetuk pintu hati masyarakat agar bersama-sama membantu meringankan beban para korban.
Sejak pagi hari, para mahasiswa telah berkumpul membawa kotak donasi, poster ajakan, dan perlengkapan aksi lainnya. Mereka berdiri di sejumlah titik strategis di kawasan Bundaran Saronde agar mudah terlihat oleh pengendara dan pejalan kaki. Dengan penuh semangat, mereka menyuarakan pentingnya kepedulian dan gotong royong sebagai bagian dari tanggung jawab sosial. Aksi ini juga menjadi ajang pembuktian bahwa mahasiswa tidak hanya aktif di dunia akademik, tetapi juga peka terhadap keadaan sosial di sekitarnya.
Respon masyarakat yang melintas terbilang sangat positif. Banyak warga yang menyisihkan sebagian rezeki mereka untuk dimasukkan ke dalam kotak donasi. Beberapa pengendara bahkan sengaja menepi untuk memberikan bantuan lebih besar setelah mendengar penjelasan mahasiswa mengenai kondisi terbaru para korban. Antusiasme tersebut menunjukkan bahwa rasa kemanusiaan dan kepedulian masih sangat kuat di tengah masyarakat Gorontalo.
Dana yang terkumpul nantinya akan disalurkan kepada korban banjir dan tanah longsor dalam bentuk kebutuhan mendesak, seperti makanan siap saji, air bersih, pakaian layak pakai, serta perlengkapan tidur. Mahasiswa IAIN Sultan Amai Gorontalo juga berkomitmen untuk melaporkan proses penyaluran bantuan secara transparan melalui media sosial kampus dan organisasi kemahasiswaan terkait. Hal ini dilakukan untuk menjaga kepercayaan masyarakat yang telah dengan tulus memberikan donasi.
Aksi ini diharapkan tidak hanya menjadi kegiatan sesaat, tetapi juga mendorong lebih banyak pihak untuk terlibat dalam membantu penanganan bencana. Melalui penggalangan dana ini, para mahasiswa ingin menunjukkan bahwa kepedulian tidak harus menunggu besar atau sempurna, tetapi bisa dimulai dari langkah kecil dan sederhana. Semangat kemanusiaan yang ditunjukkan pada Selasa (2/12/2025) menjadi bukti nyata bahwa solidaritas generasi muda Gorontalo tetap hidup dan terus tumbuh.
Abd. Arif – IR.ID















