Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example floating
Example floating
banner 325x300
BeritaDaerahKesehatan

Hari AIDS Sedunia : Penanganan HIV/AIDS Jadi Prioritas, Wagub Idah Tekankan Penguatan dan Pendampingan ODHIV

130
×

Hari AIDS Sedunia : Penanganan HIV/AIDS Jadi Prioritas, Wagub Idah Tekankan Penguatan dan Pendampingan ODHIV

Sebarkan artikel ini

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie didampingi Sekdaprov Sofian Ibrahim dan Kepala Dinas Kesehatan Provinsi dr. Anang S. Otoluwa usai menyerahkan bantuan sembako dari Baznas untuk para ODHIV pada peringatan Hari AIDS Sedunia tingkat Provinsi Gorontalo, Senin, (1/12/2025). Foto – Fadly Diskominfotik. 

IKRARnews.ID, Kota Gorontalo – Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah Rusli Habibie menegaskan komitmennya dalam memperkuat pendampingan bagi Orang dengan HIV (ODHIV).

Di Aula Rumah Dinas Wakil Gubernur, Minggu (1 Desember 2025), Dinas Kesehatan dan KPA Provinsi Gorontalo menggelar acara peringatan Hari AIDS Sedunia. Dengan tema menitiberatkan pada upaya edukasi publik dan dukungan psikososial bagi penyintas HIV/AIDS, acara ini mendapat antusias dari peserta, Dikutip dari berita.gorontaloprov.go.id.

Lonjakan Kasus Jadi Tanggungjawab Bersama

Idah menyampaikan dalam sambutannya atas keprihatinan terkait tren peningkatan kasus HIV yang terus bertambah setiap bulan. Ia menilai kondisi tersebut sebagai alarm bagi seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat kolaborasi penanggulangan.

“Pertambahan angka ini menjadi alarm bagi semua pihak. Penanggulangan bukan tanggung jawab pemerintah semata, melainkan tugas kolektif masyarakat,” ujarnya.

Data terbaru menyebutkan, hingga November 2025 mencapai 1.363 kasus HIV. Angka ini meningkat 106 kasus dibandingkan dengan data Desember 2024. Sebanyak 412 kasus di temukan pada kelompok usia 15 – 20 tahun dengan sebaran kasus tertinggi berada di Kabupaten Gorontalo 358 kasus dan Kota Gorontalo 326 kasus.

Edukasi untuk Menekan Stigma

Idah menekankan bahwa stigma terhadap penyintas HIV masih menjadi pekerjaan besar. Ia menegaskan HIV tidak menular melalui kontak sosial sehari-hari, seperti berjabat tangan atau berbagi makanan.

“Jauhi penyakitnya, bukan orangnya. Stigma hanya membuat ODHIV mengisolasi diri sehingga sulit dijangkau program kesehatan,” jelasnya. 

Layanan Holistik dan Ketersediaan ARV

Pemerintah daerah menyediakan layanan pendampingan psikolog bagi ODHIV yang mengalami tekanan mental akibat diskriminasi, ujar Idah menegaskan. Selain itu, obat Antiretroviral (ARV) juga tersedia secara gratis bagi seluruh pasien di fasilitas kesehatan.

“Pemerintah sudah menyiapkan obat. Yang penting mereka disiplin mengonsumsinya,” tambahnya.

Apresiasi dan Dukungan Sosial

Dalam kesempatan tersebut, pemerintah memberikan penghargaan kepada peserta kegiatan yang dinilai berkontribusi dalam upaya peningkatan kesadaran publik terkait HIV. Turut hadir di acara tersebut Sekretaris Daerah Provinsi Sofian Ibrahim serta Kepala Dinas Kesehatan dr. Anang S. Otoluwa ditutup dengan penyerahan paket sembako dari Baznas dan Pemerintah Provinsi Gorontalo sebagai bentuk dukungan sosial bagi peserta.

RDj – IR.ID

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300
banner 325x300