IKRARnews.ID, Boalemo — Kapolres Boalemo AKBP Sigit Rahayudi, S.I.K., menegaskan komitmennya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat serta memperkuat langkah pencegahan tindak pidana, khususnya yang dipicu oleh minuman keras (miras). Penegasan itu disampaikan usai kunjungan kerja Kapolda Gorontalo Irjen Pol Widodo bersama jajaran di Aula Polres Boalemo, Selasa (13/1/2026).
Kunjungan kerja Kapolda Gorontalo tersebut telah dipersiapkan secara matang oleh jajaran Polres Boalemo. Dalam kegiatan itu, sebanyak 275 personel hadir, terdiri dari gabungan anggota Polres Boalemo dan seluruh Polsek jajaran. Kehadiran ratusan personel menjadi momentum penting bagi Kapolda untuk bertatap muka langsung dan menyampaikan arahan strategis.
Dalam sambutannya, Irjen Pol Widodo menekankan pentingnya meminimalisir tindak pidana di wilayah hukum Polres Boalemo, terutama kasus-kasus penganiayaan yang kerap diawali oleh konsumsi minuman keras. Kapolda juga menaruh perhatian besar pada profesionalisme dan kecepatan respons anggota kepolisian dalam melayani masyarakat.
Menindaklanjuti arahan tersebut, AKBP Sigit Rahayudi menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat menjadi prioritas utama. Ia menekankan tidak boleh ada anggota Polres Boalemo yang menolak permintaan bantuan dari warga. Menurutnya, kehadiran polisi harus dirasakan secara nyata melalui gerak cepat, efisien, dan tepat sasaran.
“Pelayanan kepada masyarakat harus terus kita tingkatkan. Masyarakat yang datang meminta pertolongan membutuhkan respon segera, sehingga tidak boleh ada penundaan,” tegas AKBP Sigit saat ditemui di ruang kerjanya usai kegiatan.
Selain itu, Kapolres Boalemo juga menegaskan keseriusan jajarannya dalam menindak segala bentuk tindak pidana, khususnya penganiayaan yang dipicu oleh miras. Ia mengungkapkan bahwa arahan Kapolda menjadi dasar bagi Polres Boalemo untuk meningkatkan razia dan patroli di lokasi-lokasi yang diduga menjual minuman keras.
“Jika ditemukan, kami akan langsung menindak dengan menyita minuman keras tersebut dan memberikan peringatan tegas kepada pemilik warung agar tidak lagi menjual miras,” ujarnya.
AKBP Sigit menambahkan, banyaknya kasus penganiayaan yang terjadi dalam setahun terakhir menunjukkan keterkaitan erat dengan konsumsi minuman keras, yang sering berujung pada salah paham dan kekerasan. Karena itu, langkah pencegahan melalui penertiban miras dinilai sangat penting untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Lebih jauh, Kapolres Boalemo juga menyampaikan pesan Kapolda Gorontalo kepada seluruh anggota agar tetap semangat dan peduli terhadap tugas serta tanggung jawab. Ia mengingatkan bahwa profesi kepolisian bukanlah beban, melainkan sebuah kebutuhan dan pilihan pengabdian kepada masyarakat.
“Seluruh atensi dan arahan bapak Kapolda akan kami laksanakan dengan penuh tanggung jawab. Saya juga telah memerintahkan seluruh anggota untuk menjadikan arahan tersebut sebagai pedoman dalam bertugas,” pungkas AKBP Sigit Rahayudi.
Dengan komitmen tersebut, Polres Boalemo di bawah kepemimpinan AKBP Sigit Rahayudi menegaskan kesiapan untuk terus hadir sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat, sekaligus menjaga situasi kamtibmas tetap aman dan kondusif.
Red. (Zubair / Sri)















