IKRARnews.ID, POHUWATO — Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas) ke-1, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Pohuwato menggelar kegiatan bakti sosial yang sarat makna kemanusiaan dan kepedulian sosial. Kegiatan ini melibatkan seluruh jajaran pegawai Lapas bersama Dharma Wanita Persatuan (DWP) Lapas Pohuwato, yang memusatkan aksinya di Yayasan Rumah Yatim Sumayya, Kamis (13/11/2025).

Kegiatan ini bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan cerminan nilai-nilai kemanusiaan yang dihidupi oleh insan pemasyarakatan. Di tengah rutinitas tugas dan tanggung jawab negara, mereka hadir di tengah masyarakat untuk berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim, sebagai wujud nyata pengabdian dan rasa syukur atas perjalanan institusi yang kini bertransformasi menjadi Kemenimipas.
Dalam sambutannya, Kepala Lapas Kelas IIB Pohuwato, Fahmi Rezatya, menegaskan bahwa momentum HUT Kemenimipas bukan hanya untuk memperingati usia kelembagaan, tetapi juga menjadi pengingat akan tanggung jawab moral aparat pemasyarakatan terhadap masyarakat.
“Kami hadir di sini sebagai bagian dari masyarakat. Kegiatan ini bukan sekadar penyerahan bantuan, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan kembali rasa kebersamaan dan solidaritas. Bantuan yang kami bawa mungkin tidak besar, namun kami berharap dapat menghadirkan senyum dan kebahagiaan bagi anak-anak di Yayasan Sumayya,” ujar Kalapas dengan penuh empati.

Lebih lanjut, Fahmi menyebut bahwa kegiatan sosial semacam ini merupakan bagian dari komitmen insan pemasyarakatan untuk terus hadir memberikan manfaat dan dampak positif bagi lingkungan sekitar. Ia menilai bahwa institusi pemasyarakatan bukan hanya berfungsi menegakkan aturan, tetapi juga menjadi ruang pembinaan, kemanusiaan, dan pelayanan publik.
Sementara itu, Pengurus Yayasan Rumah Yatim Sumayya, Ibu Fira Radjak, menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih yang mendalam kepada jajaran Lapas dan DWP Pohuwato.
“Terima kasih atas perhatian dan kepedulian dari Bapak/Ibu pegawai Lapas dan Dharma Wanita. Bantuan ini sangat berarti bagi kebutuhan sehari-hari anak-anak kami. Semoga segala kebaikan dan ketulusan ini mendapat balasan dari Tuhan Yang Maha Esa,” ungkapnya dengan haru.
Kegiatan bakti sosial ini berlangsung penuh keakraban. Setelah penyerahan bantuan, dilanjutkan dengan sesi foto bersama dan interaksi langsung antara pegawai Lapas, anggota DWP, dan anak-anak panti asuhan. Suasana hangat dan gembira terpancar dari wajah para peserta, menggambarkan semangat berbagi yang tulus dan ikhlas.
Melalui kegiatan ini, Lapas Pohuwato ingin menegaskan kembali perannya sebagai agen perubahan sosial yang bukan hanya berfokus pada pembinaan warga binaan, tetapi juga peduli terhadap kondisi sosial masyarakat di sekitarnya.
Kepedulian sosial yang ditunjukkan oleh jajaran Lapas dan DWP Pohuwato menjadi bukti bahwa lembaga pemasyarakatan kini terus bertransformasi menjadi institusi yang humanis, inklusif, dan berorientasi pada kemaslahatan publik.
Sebagaimana semangat yang diusung dalam peringatan HUT Kemenimipas ke-1, insan pemasyarakatan diharapkan terus memperkuat nilai pengabdian, empati, dan kolaborasi sosial, agar keberadaan mereka semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.
Red-IR.ID

















