IKRARnews.ID, Kota Gorontalo — Sejumlah mahasiswa menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung DPRD Provinsi Gorontalo, Jumat (5/12/2025) untuk menyuarakan tuntutan terkait polemik Panitia Khusus (Pansus) Pertambangan. Massa aksi menyoroti proses kerja pansus sekaligus meminta klarifikasi atas persoalan yang menyeret salah satu anggota DPRD Provinsi, Mikson Yapanto.
Aksi yang berlangsung dengan pengawalan aparat tersebut diawali dengan orasi secara bergantian. Para mahasiswa mendesak agar Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi Gorontalo segera memberikan penjelasan resmi terkait dugaan pelanggaran etik yang mereka soroti.
Tidak menunggu lama, massa aksi kemudian bergerak menuju ruang Badan Kehormatan (BK) DPRD Provinsi. Setibanya di depan ruang BK, mereka meminta untuk berdialog langsung dengan para pimpinan lembaga tersebut.

Perwakilan mahasiswa akhirnya diterima oleh Anggota BK DPRD Provinsi Gorontalo, Umar Karim. Pertemuan berlangsung tertutup. Dalam pertemuan itu, mahasiswa menyampaikan sejumlah aspirasi dan desakan agar BK bersikap transparan terkait penanganan persoalan Aleg Mikson Yapanto dalam konteks Pansus Pertambangan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari BK DPRD Provinsi Gorontalo mengenai hasil pertemuan tersebut. Aksi massa berlangsung tertib dan mendapat perhatian publik yang melintas di sekitar gedung dewan.
Abd. Arif – IR.ID

















