Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example floating
Example floating
banner 325x300
Berita

Orang Tua Dan Keluarga Pasien Kecewa Dengan Pelayanan RSUD DR. IR. Iwan Bokings, Keluhkan Ketiadaan Dokter Saat Kondisi Kritis

294
×

Orang Tua Dan Keluarga Pasien Kecewa Dengan Pelayanan RSUD DR. IR. Iwan Bokings, Keluhkan Ketiadaan Dokter Saat Kondisi Kritis

Sebarkan artikel ini

IKRARnews.ID. Boalemo – Keluhan mendalam datang dari Orang Tua, Kakak dan keluarga seorang pasien yang menjalani perawatan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Iwan Bokings Kabupaten Boalemo. Pihak keluarga menyatakan rasa kekecewaannya yang besar terhadap pelayanan medis yang diberikan, terutama terkait ketiadaan tenaga medis ahli pada saat-saat kritis.

Dalam sebuah rekaman percakapan, perwakilan keluarga menceritakan kepada awak media kronologi kejadian yang menimpa kerabat mereka. Kekecewaan bermula ketika pasien dipindahkan ke ruang perawatan (bangsal) setelah sebelumnya ditangani di Unit Gawat Darurat (UGD).

Orang tua dan kakak kandung pasien AG mengaku bahwa sejak kepindahan adiknya ke ruangan tersebut pada malam hari hingga pagi hari saat pasien dalam kondisi kritis, tidak ada dokter yang datang untuk memeriksa perkembangan kesehatan pasien.

“Satu pun perawat atau dokter tidak ada di meja mereka. Saya cari berkali-kali sampai subuh baru ada, itu pun katanya apakah sedang pergantian shift, atau baru bangun dari tidur” ujar Adrian kakak kandung pasien dalam rekaman tersebut.

Keluarga juga menyoroti lambatnya penanganan saat pasien mengalami sesak napas dan membutuhkan bantuan oksigen. Selain itu, mereka menyayangkan adanya simpang siur mengenai diagnosis penyakit.

Menurut mereka, awalnya tim medis menyebutkan adanya alergi, namun setelah pasien meninggal dunia, pihak rumah sakit justru memberikan vonis penyakit jantung.

“Kami dari keluarga merasa kecewa. Kalau memang tidak mampu menangani atau fasilitas penuh, seharusnya segera dirujuk ke rumah sakit lain sejak awal, bukan dibiarkan tanpa penanganan yang pasti,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, pihak keluarga dan awak media masih menunggu penjelasan lebih lanjut dari manajemen RSUD Iwan Bokings terkait prosedur penanganan pasien yang dinilai lalai tersebut.

Kasus ini menjadi sorotan mengenai kualitas pelayanan kesehatan publik yang diharapkan dapat dievaluasi secara menyeluruh oleh instansi terkait.

 

Red ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300
banner 325x300