Scroll untuk baca artikel
banner 325x300
Example floating
Example floating
Daerah

Pemdes Talumelito Sambut Kunker Perdana Camat Telaga Biru dengan Adat Mopotilolo

39
×

Pemdes Talumelito Sambut Kunker Perdana Camat Telaga Biru dengan Adat Mopotilolo

Sebarkan artikel ini

IKRARnews.ID, Gorontalo — Pemerintah Desa Talumelito, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, menyambut kunjungan kerja perdana Camat Telaga Biru tahun 2026 dengan prosesi adat Mopotilolo, Rabu (21/1/2026). Kegiatan berlangsung khidmat di Aula Kantor Desa Talumelito dan menjadi momentum penting memperkuat sinergi pemerintahan kecamatan dan desa.

Kunjungan kerja perdana tersebut dipimpin langsung oleh Camat Telaga Biru, H. Rusdiyantho Sjahrain, S.Kom, M.Si, didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kecamatan Telaga Biru, Hj. Lian Talib, A.Md. Rombongan disambut hangat oleh Kepala Desa Talumelito Wilson Yantu, S.IP, bersama jajaran pemerintah desa dan masyarakat.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Sekretaris Camat Telaga Biru Sunarti A. Ismail, S.Kep, Ns, M.H, Ketua TP PKK Desa Talumelito Herlina Katili, Bhabinsa Talumelito Sertu Jali, Bhabinkamtibmas Aipda Sudirman A., Sekretaris Desa Saleh Akub, Ketua BPD Alco Pakaya, Ketua LPM Zainudin Galau, para kepala dusun dari lima dusun, kader kesehatan, Linmas, serta unsur masyarakat setempat.

Kunjungan kerja ini dirangkaikan dengan penyerahan dokumen Laporan Keterangan Penyelenggaraan Pemerintahan Desa (LKPPD) oleh Kepala Desa Talumelito kepada Ketua BPD Desa Talumelito. Dokumen yang diserahkan meliputi:

1. APBDes Tahun Anggaran 2026

2. Laporan Pelaksanaan APBDes Tahun Anggaran 2025

3. LPPD

4. LKPPD Tahun 2025 Desa Talumelito

Penyerahan dokumen tersebut disaksikan langsung oleh Camat Telaga Biru, jajaran BPD, serta seluruh undangan yang hadir.

Dalam keterangannya usai kegiatan, Camat Telaga Biru menegaskan pentingnya sinkronisasi dan kolaborasi antarunsur pemerintahan desa. Ia menekankan bahwa seluruh elemen desa, mulai dari pemerintah desa, BPD hingga LPM, harus bersinergi dan aktif mencari solusi atas berbagai persoalan yang ada di desa.

“Ada tiga prinsip yang harus dijalankan, yakni tuntas program, tuntas anggaran, dan tuntas masalah. Program dan anggaran yang tuntas tidak akan bermakna jika masih menyisakan persoalan. Maka yang terpenting adalah bagaimana masalah bisa diselesaikan,” tegasnya.

Menurutnya, besar kecilnya anggaran bukanlah persoalan utama selama pengelolaan dilakukan dengan baik, transparan, dan berorientasi pada penyelesaian masalah masyarakat.

Gelar kegiatan kunjungan kerja perdana ini berlangsung penuh keakraban, sarat nilai adat dan silaturahmi, serta diharapkan menjadi awal yang baik bagi penguatan tata kelola pemerintahan dan pembangunan Desa Talumelito ke depan.

Red. (Anis)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

banner 325x300