IKRARnews.ID, Pohuwato – Akhir-akhir ini Cuaca di Pohuwato lagi kurang bersahabat yakni dengan Musim Penghujan dengan Intensitas Tinggi sehingga menyebabkan Banjir di beberapa wilayah, termasuk wilayah dengilo. Di mana pada hari Senin sore Tanggal 12-01-2026 Curah Hujan dengan Intensitas Tinggi mengguyur beberapa Desa di Kecamatan Dengilo dan menyebabkan Banjir di Desa Popaya.
Banjir tersebut sudah mengancam rumah warga, juga fasilitas yg di bangun oleh Pemerintah, seperti Sekolah dan Fasilatas lainnya, adapun rumah warga yang terancam akibat banjir tersebut, lebih dari 10 rumah, warga sekitar merasa sangat Khawatir Jangan sampai terjadi lagi Curah Hujan seperti kemarin.
Salah Seorang Warga yang terdampak menyampaikan kekhawatirannya kepada kami awak media IKRARnews.ID,
“Torang ini khawatir skali pak, jangan sampai sabantar mo ciri hujan lagi, somo rubuh Torang Pe Rumah dengan skolah ini,baru bagimana Torang ini pak, so sapa Torang mo minta akan tolong ba pikir ini Torang pekeadaan (Kami Ini Khawatir Sekali Pak, Jangan sampai sebentar mo ciri hujan lagi,nantinya akan Roboh Rumah Kami dengan sekolah ini,baru bagaimana kami ini Pak,Siapa Lagi yang akan kami Mintai Pertolongan yang akan memikirkan keadaan kami ini)”Pungkasnya.
Terpisah dari tempat itu, Pemerintah Kecamatan Dengilo ketika di hubungi oleh awak media lewat sambungan seluler. Untuk menginformasikan kondisi warga terdampak, beliau dan Bersama sekcam serta seluruh jajaran pemerintah langsung menuju lokasi terdampak banjir. Selasa (13-01-2026)
Terpantau juga oleh awak media Kapolsubsektor Dengilo bersama Anggota, dan Pemerintah Desa Popaya, ikut hadir di lokasi tersebut.
Camat Dengilo saat di mintai tanggapan atas kondisi tersebut, beliau menyampaikan bahwa saat ini sedang menghubungi Bupati Pohuwato untuk meminta petunjuk.
“Saat kami meninjau lokasi terdampak ini, ternyata, aliran sungai tihu’o, sudah berubah arah dari jalan aliran sungai Sebelumnya. Akibat curah hujan yang intensitasnya cukup tinggi,sehingga hal ini membutuhkan alat berat excavator, untuk membuat tanggul dan mengeruk aliran sungai Sebelumnya, agar Air kembali mengalir di aliran sebelumnya.” Pungkasnya
Pemerintah Kecamatan Terlihat Tengah Berdiskusi Dengan Polsubsektor Dengilo dan Pemerintah Desa Popaya,agar ada solusi dalam menangani kondisi ini.
“Kami dan Pihak Kepolisian SUBSEKTOR Dengilo serta Pemdes Popaya Masih berdiskusi dulu. Kira-kira solusi apa yang akan kami lakukuan Untuk bisa mengatasi kondisi ini, serta bisa menghadirkan alat berat di lokasi tersebut. Agar bisa meminimalisir kondisi yang ada” sambungnya.
Red- IKR.ID

















