IKRARnews.ID, GORONTALO – Rangkaian kegiatan Semarak Ramadhan 1447 Hijriah/2026 Masehi di Kecamatan Telaga Biru resmi ditutup pada Senin (16/3/2026). Penutupan berlangsung khidmat di kompleks Masjid Darul Arqam, Desa Dumati, Kabupaten Gorontalo.
Kegiatan yang digelar oleh Karang Taruna Desa Dumati bekerja sama dengan Badan Takmirul Masjid Darul Arqam ini ditutup langsung oleh Camat Telaga Biru, H. Rusdiyantho Shjarain, S.Kom, M.Si. Dalam sambutannya, ia mengapresiasi peran generasi muda yang telah berpartisipasi aktif dalam menyemarakkan bulan suci Ramadhan melalui kegiatan positif dan bernilai religius.
“Ini merupakan bentuk kreativitas generasi muda dalam menyemarakkan Ramadhan. Kegiatan seperti ini sangat positif dan diharapkan dapat terus dikembangkan di tahun-tahun mendatang,” ujarnya.
Kegiatan Semarak Ramadhan ini telah berlangsung sejak 7 hingga 14 Maret 2026, dan ditutup secara resmi pada 16 Maret 2026. Berbagai lomba digelar, di antaranya tahfidz Al-Qur’an dan busana muslim tingkat anak-anak.
Sebanyak 40 peserta dari berbagai dusun di Desa Dumati turut ambil bagian dalam kegiatan ini, dengan rincian 10 peserta tahfidz putra, 12 peserta tahfidz putri, dan 18 peserta lomba busana muslim putri.
Acara penutupan turut dihadiri sejumlah unsur Forkopimcam dan tokoh masyarakat, di antaranya Kapolsek Telaga Biru IPTU Fitri Sarino Ali, SH, MH, Sekcam Telaga Biru Sunarti Ismail, S.K.M, Ners, Kepala Desa Dumati Emil Abdulah Harun, Ketua BPD Sudirman Abdullah, serta tokoh agama dan masyarakat setempat.
Ketua panitia pelaksana, Ismail Harun, menjelaskan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kecintaan generasi muda terhadap Islam dan Al-Qur’an, sekaligus menjadi ajang silaturahmi antarwarga.
“Ramadhan adalah bulan penuh berkah. Melalui kegiatan ini, kami ingin memupuk semangat generasi muda untuk lebih dekat dengan Al-Qur’an serta meningkatkan iman dan taqwa,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Desa Dumati Emil Abdulah Harun menegaskan bahwa kegiatan ini tidak sekadar memeriahkan Ramadhan, tetapi juga menjadi sarana pembinaan karakter anak-anak agar tumbuh menjadi generasi yang berakhlak mulia dan mencintai Al-Qur’an.
Ia berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan dengan kualitas yang semakin meningkat, sehingga mampu melahirkan generasi muda yang kreatif, religius, dan berdaya saing.
Red (Anis)

















