Example floating
Example floating
Berita

Bupati Gorontalo Kukuhkan Pengurus FDAS Bone Limboto Periode 2026–2029

44
×

Bupati Gorontalo Kukuhkan Pengurus FDAS Bone Limboto Periode 2026–2029

Sebarkan artikel ini

IKRARnews.ID, Kab. Gorontalo – Balai Pengelolaan Daerah Aliran Sungai (BPDAS) Bone Limboto menyelenggarakan acara Pengukuhan Pengurus Forum Daerah Aliran Sungai (FDAS) Bone Limboto Kabupaten Gorontalo Periode 2026–2029 yang berlangsung di Aula Lira BPDAS Bone Limboto, Kabupaten Gorontalo, Selasa (2/6/2026).

Pengukuhan dilakukan langsung oleh Bupati Gorontalo, H. Sofyan Puhi, S.T. Dalam kesempatan tersebut, sebanyak 20 orang pengurus Forum Daerah Aliran Sungai (FDAS) Bone Limboto Kabupaten Gorontalo resmi dikukuhkan untuk menjalankan tugas selama periode 2026–2029.

Acara tersebut turut dihadiri oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Gorontalo Sugondo Makmur, S.Pd., M.H., Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Gorontalo Dr. Abdul Waris, S.Pd., M.Pd., Kepala Dinas Lingkungan Hidup Anita Happy, Kepala BPDAS Bone Limboto Ir. Bontor Lumbantubing, S.Hut.T., M.Sc., Ketua Forum DAS Provinsi Gorontalo Dr. Wawan Tolinggi, para rektor perguruan tinggi di Gorontalo, di antaranya Universitas Muhammadiyah Gorontalo (UMGO), Universitas Gorontalo (UG), dan IAIN Sultan Amai Gorontalo, serta sejumlah undangan lainnya.

Usai pengukuhan, Ketua Forum DAS Bone Limboto Kabupaten Gorontalo yang juga Ketua Panitia Pelaksana, Dr. Razak Umar, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas dukungan penuh yang diberikan Pemerintah Kabupaten Gorontalo terhadap keberadaan Forum DAS.

“Alhamdulillah, kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Gorontalo yang secara total mendukung Forum DAS. Amanah ini akan kami jalankan dengan penuh tanggung jawab melalui berbagai langkah strategis demi mewujudkan pengelolaan daerah aliran sungai yang lebih baik di masa depan,” ujarnya.

Menurutnya, harapan besar masyarakat Kabupaten Gorontalo adalah terjaganya kawasan daerah aliran sungai secara menyeluruh, mulai dari wilayah hulu, tengah, hingga hilir yang bermuara ke Danau Limboto.

“Pengelolaan DAS tidak hanya melalui pendekatan teknis berupa pembangunan dan perbaikan sarana-prasarana saluran air maupun irigasi pertanian. Yang lebih penting adalah menjaga sumber-sumber air di kawasan hulu, kelestarian hutan, kebersihan sepanjang aliran sungai, serta menjaga Danau Limboto agar tetap lestari. Dengan lingkungan yang terjaga, masyarakat juga akan memperoleh manfaat dan kesejahteraan yang lebih baik,” tutur Dr. Razak Umar.

Melalui kepengurusan yang baru, Forum DAS Bone Limboto diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, akademisi, dunia usaha, dan masyarakat dalam menjaga kelestarian lingkungan serta keberlanjutan sumber daya air di Kabupaten Gorontalo.

 

Red (Anis Djuma)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *