Example floating
Example floating
Berita

Sudah Bayar Booking Fee Sejak Februari,Pengajuan Dua Unit Rumah Mendadak Dicoret, Konsumen Desak Penjelasan Developer Graha Arsy Sejahtera 2

490
×

Sudah Bayar Booking Fee Sejak Februari,Pengajuan Dua Unit Rumah Mendadak Dicoret, Konsumen Desak Penjelasan Developer Graha Arsy Sejahtera 2

Sebarkan artikel ini

IKRARnews.ID, Gorontalo – Kecewa dan merasa dirugikan, seorang nasabah perumahan di kawasan Dulomo akan membawa kasus dugaan pembatalan sepihak ke jalur hukum jika tidak mendapat penjelasan dan penyelesaian yang baik dari owner Perumahan Graha Arsy Sejahtera 2, Dulomo, Kota Gorontalo. Langkah tegas ini diambil setelah pengajuan dua unit rumah yang dipesannya mendadak dicoret, padahal ia telah menyetorkan uang tanda jadi (booking fee) sejak Februari lalu.(7-8-2026)

 

‎Peristiwa yang dialami Meysal, warga Kabupaten Pohuwato. di duga mengalami penipuan dalam proses pemesanan unit di Perumahan Graha Arsy Sejahtera 2, Dulomo, Kota Gorontalo.

 

Kronologi bermula pada awal Februari saat konsumen menjalin komunikasi dengan pihak pemasar (sales) Bernama Suleman terkait pemenuhan syarat berkas untuk dua unit rumah yang diperuntukkan bagi dirinya dan adiknya. Setelah menyepakati lokasi pada 5 Februari 2026, pihak sales mendesak agar uang booking fee sebesar Rp2,5 juta perunit segera ditransfer pada malam 6 Februari 2026.

 

Pihak sales saat itu mengatasnamakan instruksi pemilik perumahan (owner), yang menjanjikan bahwa konsumen yang menyetorkan uang tanda jadi lebih awal akan diprioritaskan pembangunan unitnya.

 

Namun, kecurigaan konsumen mulai muncul sepanjang kurun waktu Maret hingga Juni. Meski proyek pembangunan fisik di lokasi terus berjalan, tidak ada informasi resmi dari pengembang maupun undangan akad kredit dari bank penyedia KPR.

Puncaknya terjadi pada 29 Juli. Saat dikonfirmasi, pihak sales secara mengejutkan menyampaikan bahwa berkas konsumen telah dicoret dan batal mendapatkan unit. Pihak sales menyebut keputusan tersebut murni berasal dari sang pemilik (owner), bukan karena penolakan (reject) dari pihak perbankan.

 

“Saya Terkejut saat bertanya ke sales terkait unit ini,namun saya terkejut bukan karena unit belum di proses,namun langsung di beritahukan bahwa saya tidak dapat unit”ujarnya

 

Konsumen menilai pembatalan ini tidak masuk akal dan bertolak belakang dengan kesepakatan awal. Seluruh bukti percakapan, rekaman komunikasi, serta bukti transaksi pembayaran telah dikumpulkan oleh konsumen untuk menuntut kejelasan.

 

“Semua Bukti ada dan semua ini bertolak belakang dengan apa yang di sampaikan dari awal”tambahnya

 

Meysal mengaku pihak sales telah meminta nomor rekeningnya dan akan mengembalikan uang booking tersebut.

 

“Sales telah meminta nomor rekening saya,katanya uang booking akan di kembalikan,permasalahan disini bukan uang bookingnya yang di persoalkan,hanya saja kerugian waktu saya dalam menunggu kepastian unit ini” imbuhnya

 

Menurut dia, proses yang dijalani sejak Februari bukan waktu yang sebentar.telah booking, menunggu kabar,hingga menunggu rumah selesai dibangun.

 

Karena itu, ia meminta pihak perumahan memberikan penjelasan secara langsung. Bukan sekedar menawarkan mengembalikan uang booking.

 

Upaya konsumen untuk meminta klarifikasi langsung kepada Owner selalu menemui jalan buntu. Staf marketing maupun pihak kantor pemasaran terkesan menutup rapat akses komunikasi, menolak memberikan kontak telepon, hingga tidak dapat ditemui saat kantor didatangi.i

 

Ia belum mendapatkan akses untuk bertemu maupun berkomunikasi langsung melalui telepon dengan pihak yang disebutnya sebagai Pak Haji dan Bu Haji pemilik perumahan.

 

‎“Saya ingin ketemu langsung dengan Pak Haji dan Bu Haji pemilik/developer Perumahan Graha Arsy Sejahtera 2 untuk konsultasi unit yang saya booking, tapi di halang-halangi,” kata Meysal.

‎

‎Sampai berita ini diterbitkan, seluruh dugaan tersebut masih berdasarkan keterangan Meysal kepada tim redaksi. Redaksi belum memperoleh klarifikasi dari Suleman maupun pihak pemilik/developer Perumahan Graha Arsy Sejahtera 2.

 

Red ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *