Example floating
Example floating
Berita

Dari Keluhan Warga Menjadi Pasukan Kemanusiaan, AK Center Siap Menembus Batas Demi Menyelamatkan Nyawa

74
×

Dari Keluhan Warga Menjadi Pasukan Kemanusiaan, AK Center Siap Menembus Batas Demi Menyelamatkan Nyawa

Sebarkan artikel ini

IKRARnews.ID, GORONTALO – Di tengah kehidupan yang semakin sibuk dan individualistis, sekelompok anak muda di Gorontalo memilih jalan berbeda. Mereka tidak mengejar popularitas maupun keuntungan materi, melainkan memilih mengabdikan diri untuk membantu sesama melalui sebuah organisasi sosial bernama AK Center Ambulance.

 

Organisasi yang resmi dilantik pada 1 Juni 2026 ini kini menjadi harapan baru bagi masyarakat yang membutuhkan layanan ambulans, baik untuk pasien sakit maupun pengantaran jenazah. Dengan semangat kemanusiaan yang tinggi, para relawan AK Center hadir tanpa memandang batas wilayah dan latar belakang masyarakat yang membutuhkan pertolongan.

 

Sekretaris AK Center, Anisyah S. Katili, kepada media, Sabtu (27/6/2026), mengatakan bahwa organisasi tersebut lahir dari keresahan masyarakat yang kerap mengalami kesulitan memperoleh kendaraan untuk mengantar anggota keluarga yang sakit maupun jenazah.

 

“Ide ini muncul karena banyak keluhan masyarakat yang membutuhkan kendaraan untuk mengantar pasien maupun jenazah. Dari situlah muncul keinginan untuk menghadirkan layanan yang bisa membantu masyarakat,” ungkap Anisyah.

 

Berawal dari sebuah gagasan sederhana, AK Center kemudian berkembang menjadi organisasi kemanusiaan yang kini memiliki dua unit ambulans. Nama AK Center sendiri diambil dari sosok Algazali Katili yang turut memberikan dukungan dan fasilitas terhadap keberlangsungan organisasi, termasuk penyediaan armada serta membantu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat.

 

Adapun struktur organisasi AK Center adalah sebagai berikut:

 

Ketua: Sahril Adjuna

Sekretaris: Anisyah S. Katili

Bendahara: Lina Detu

Penasehat: Dolvy Hasania

Kordinator Lapangan: Sugeng Prayitno

Humas: Agil Sosal

Armada/Logistik: Adit Sosal

 

Meski ambulans disiagakan di Desa Dunggala, Kecamatan Tibawa, Kabupaten Gorontalo, pelayanan AK Center tidak dibatasi oleh wilayah administratif.

 

“Selama masih bisa kami jangkau dan kondisi pasien memungkinkan untuk melakukan perjalanan, kami akan berusaha melayani masyarakat yang membutuhkan,” kata Anisyah.

 

Semangat pengabdian menjadi modal terbesar organisasi ini. Di tengah keterbatasan sumber daya, para relawan tetap bergerak. Saat ini AK Center memiliki tiga sopir ambulans, meski salah satunya masih belum aktif karena sedang menyelesaikan pekerjaan di tempat lain.

 

Kondisi tersebut membuat AK Center membuka kesempatan kepada masyarakat yang memiliki jiwa sosial tinggi untuk bergabung, khususnya mereka yang memiliki kemampuan mengemudikan ambulans dan siap terlibat dalam pelayanan kemanusiaan.

 

Untuk menunjang pelayanan darurat, kedua unit ambulans telah dilengkapi dengan sirine, tabung oksigen, dan alat pengukur saturasi oksigen atau oximeter. Sementara itu, organisasi baru memiliki satu tenaga perawat yang mendampingi pelayanan dan masih berupaya merekrut dua perawat tambahan serta seorang dokter relawan.

 

Yang paling menyentuh dari perjalanan AK Center adalah semangat gotong royong yang menjadi fondasi utama organisasi ini. Operasional ambulans tidak bergantung pada bantuan tetap atau anggaran pemerintah, melainkan berasal dari pembina, para donatur yang secara sukarela membantu, hingga dana pribadi anggota yang rela menyisihkan penghasilannya demi memastikan pelayanan tetap berjalan.

 

Di balik suara sirene ambulans yang melintas di jalanan, tersimpan kisah pengorbanan para relawan yang rela mengorbankan waktu, tenaga, dan biaya pribadi demi menyelamatkan sesama.

 

AK Center bukan sekadar organisasi sosial. Mereka adalah simbol bahwa nilai-nilai kemanusiaan masih hidup di tengah masyarakat. Ketika banyak orang menunggu bantuan datang, para relawan AK Center justru memilih menjadi orang yang datang membawa harapan.

 

Dengan dua unit ambulans, semangat sukarela, dan tekad melayani tanpa mengenal batas wilayah, AK Center perlahan menjelma menjadi pasukan kemanusiaan yang menginspirasi masyarakat Gorontalo.

 

Di tengah segala keterbatasan, mereka membuktikan bahwa menolong sesama tidak selalu membutuhkan kekuatan besar, melainkan hati yang tulus dan kepedulian yang tidak pernah padam.

 

Red ***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *