IKRARnews.ID, Boalemo – Polsek Wonosari bersama UPTD Puskesmas Bongo II menggelar kegiatan skrining kesehatan Infeksi Menular Seksual (IMS) dan HIV di sejumlah tempat hiburan malam serta kos-kosan di Desa Bongo II, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, Rabu malam (13/5/2026).
Kegiatan yang dimulai pukul 20.30 WITA tersebut dipimpin langsung Kapolsek Wonosari IPTU Zulkifli Saeng, SH., MH., didampingi Wakapolsek IPTU Suryadi, Kepala UPTD Puskesmas Bongo II I Wayan Yasa, personel Polsek Wonosari, aparat desa, serta tenaga kesehatan Puskesmas Bongo II.
Skrining dilakukan sebagai langkah preventif untuk mendeteksi dini potensi penyebaran HIV dan IMS di wilayah Kecamatan Wonosari, khususnya pada titik-titik yang dinilai rawan terhadap penularan penyakit menular seksual.
Dalam pelaksanaan kegiatan, tim medis melakukan pemeriksaan kesehatan terhadap 35 orang sasaran yang terdiri dari Ladies Companion (LC), pengunjung tempat hiburan malam, hingga penghuni kos-kosan.
Personel Polsek Wonosari turut melakukan pendampingan penuh guna memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan kondusif. Selain pemeriksaan kesehatan, petugas juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya deteksi dini serta menjaga pola hidup sehat untuk mencegah penularan HIV dan IMS.
Kapolsek Wonosari IPTU Zulkifli Saeng menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergitas Polri dengan tenaga kesehatan dalam mendukung program kesehatan nasional sekaligus menjaga stabilitas keamanan masyarakat.
“Kami mendukung penuh langkah preventif yang dilakukan tenaga kesehatan demi mencegah penyebaran HIV dan IMS di wilayah Kecamatan Wonosari. Kehadiran Polri dalam kegiatan ini juga untuk memastikan seluruh rangkaian berjalan aman dan tertib,” ujar Kapolsek.
Ia juga mengimbau para pemilik tempat hiburan malam agar lebih proaktif melaporkan setiap pekerja baru yang berasal dari luar daerah Gorontalo untuk diarahkan menjalani pemeriksaan kesehatan di UPTD Puskesmas Bongo II.
Menurutnya, langkah tersebut sangat penting guna memutus potensi penyebaran penyakit menular seksual di lingkungan masyarakat.
Sementara itu, pihak UPTD Puskesmas Bongo II memastikan seluruh hasil pemeriksaan bersifat rahasia. Jika ditemukan hasil reaktif atau positif HIV maupun IMS, pasien akan dihubungi secara tertutup untuk mendapatkan penanganan medis lanjutan dan pendampingan kesehatan.
Rangkaian kegiatan berakhir pukul 23.30 WITA dalam situasi aman dan kondusif.
Red (Rian)













