IKRARnews.ID, Boalemo – Suasana tenang di Dusun Ayulibo, Desa Tenilo, Kecamatan Paguyaman, Kabupaten Boalemo, Provinsi Gorontalo, mendadak berubah tegang pada Jumat (24/4/2026) pagi. Seekor sapi milik warga dilaporkan hilang secara misterius, memicu kepanikan sekaligus keresahan di tengah masyarakat.
Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 10.00 WITA. Korban berinisial I.H. dibuat terkejut setelah mengetahui hewan ternaknya lenyap di siang hari. Informasi penting justru datang dari seorang saksi, S.H., yang mengaku sempat melihat langsung sapi tersebut digiring oleh seorang pria dengan gelagat mencurigakan, yang kemudian diketahui berinisial M.P.
Sekitar pukul 09.30 WITA, S.H. melihat terduga pelaku membawa sapi milik korban. Ketika ditanya, pelaku tidak memberikan jawaban, sehingga memicu kecurigaan. Saksi pun segera menghubungi korban untuk memastikan, sebelum akhirnya bersama warga melakukan pencarian. Namun, upaya tersebut tidak membuahkan hasil.
Tak ingin kehilangan waktu, laporan segera disampaikan ke Polsek Paguyaman. Menanggapi laporan warga, aparat langsung bergerak cepat menuju lokasi untuk melakukan penyelidikan dan pengumpulan informasi.
Berkat respons sigap dan kerja profesional, identitas terduga pelaku berhasil dikantongi dalam waktu singkat. Tim kemudian melakukan pengejaran intensif hingga akhirnya, sekitar dua jam setelah laporan diterima, pelaku berhasil diamankan di wilayah Desa Wonggahu bersama barang bukti seekor sapi.
Kapolsek Paguyaman, Iptu Juwari, S.H., membenarkan kejadian tersebut dan mengapresiasi peran aktif masyarakat dalam membantu pengungkapan kasus. Ia juga mengimbau warga agar lebih waspada dalam menjaga hewan ternak serta segera melaporkan setiap aktivitas mencurigakan kepada pihak kepolisian.
“Kami mengimbau kepada seluruh masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan, khususnya dalam menjaga hewan ternak. Apabila menemukan hal mencurigakan, segera laporkan kepada pihak kepolisian. Kami juga mengingatkan agar masyarakat tidak main hakim sendiri dan mempercayakan sepenuhnya penanganan kasus kepada aparat yang berwenang,” tegasnya.
Dalam proses interogasi, terduga pelaku M.P. mengakui perbuatannya. Saat ini, kasus tersebut telah ditangani lebih lanjut oleh pihak kepolisian untuk proses hukum yang berlaku.
Peristiwa ini menjadi pengingat bahwa tindak kejahatan dapat terjadi kapan saja. Namun, respons cepat aparat kepolisian dan sinergi bersama masyarakat terbukti mampu menjaga keamanan dan ketertiban di lingkungan.
Red ***













