Example floating
Example floating
Berita

HUT Pramuka ke-65 di Boalemo, Gerakan Pramuka Didorong Jadi Motor Generasi Mandiri dan Peduli Lingkungan

74
×

HUT Pramuka ke-65 di Boalemo, Gerakan Pramuka Didorong Jadi Motor Generasi Mandiri dan Peduli Lingkungan

Sebarkan artikel ini

IKRARnews.ID, BOALEMO — Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kabupaten Boalemo berlangsung semarak di Lapangan Desa Bongo 2, Kecamatan Wonosari, Jumat (14/8/2026). Kegiatan tersebut diikuti ratusan anggota Pramuka dari berbagai tingkatan sekaligus dirangkaikan dengan aksi nyata penanaman 2.000 pohon.

Apel besar tersebut dihadiri Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali selaku Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Boalemo, Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Boalemo Ny. Hartati Moha Pagau, Sekda Boalemo Prof. Dr. Nurdin, Sp., M.Si., Aleg I Wayan Yudi Astika, jajaran Forkopimda, para camat, pengurus Kwartir Ranting, serta unsur terkait lainnya.

Turut hadir Kapolsek Wonosari Iptu Zulkifli Saeng, S.H., M.H. yang mewakili Kapolres Boalemo, Danpos Wonosari Serma Bayu Gendroyono, Ketua Kwartir Ranting Wonosari Salmawaty Domili, P.Pd., serta para pengurus Kwartir Ranting se-Kabupaten Boalemo.

Peserta apel berasal dari berbagai golongan Pramuka, mulai dari Pramuka Siaga, Penggalang, Penegak, Pandega, Dewan Ambalan, hingga jajaran pengurus Kwartir Ranting.

Rangkaian kegiatan diawali dengan penyambutan Bupati dan tamu undangan melalui penampilan tari Tidi Lo Polapalo oleh Pramuka Pandega serta Mopodiambango Mopohuloo yang dibawakan siswa SMP/Penggerak Darul Madinah.

Selanjutnya, Bupati Boalemo bertindak sebagai pembina apel, sementara pemimpin apel dipercayakan kepada Farel Yahya, siswa SMA Negeri 2 Wonosari.

Sejumlah pelajar juga turut mengambil bagian dalam rangkaian upacara, di antaranya April sebagai pembaca Dasa Darma Pramuka, Sri Rahmiyati Bokingo sebagai pembaca Undang-Undang Gerakan Pramuka, serta perwakilan SMK Negeri 1 Wonosari sebagai pembaca Pancasila.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali menyampaikan apresiasi terhadap seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam pelaksanaan peringatan Hari Pramuka ke-65.

Ia menilai kegiatan tersebut memiliki makna penting karena tidak hanya menjadi momentum peringatan organisasi kepanduan, tetapi juga diintegrasikan dengan aksi kepedulian terhadap lingkungan melalui penanaman 2.000 pohon.

Menurutnya, sinergi antara Gerakan Pramuka dan kepedulian terhadap lingkungan perlu terus dikembangkan secara konsisten sebagai bagian dari upaya menjaga kelestarian alam sekaligus mendukung pembangunan daerah.

Sementara itu, Bupati Boalemo Rum Pagau menyampaikan ucapan selamat Hari Pramuka ke-65 kepada seluruh anggota Gerakan Pramuka di Kabupaten Boalemo.

Ia juga memberikan apresiasi kepada jajaran Kwarcab, camat selaku Kamabiran, Kwartir Ranting, pembina, kepala desa, sekolah, serta seluruh instansi yang selama ini mendukung program kepramukaan di daerah.

Dalam refleksinya, Bupati menegaskan bahwa perjalanan 65 tahun Gerakan Pramuka telah memberikan kontribusi besar dalam membentuk generasi muda yang beriman, berkarakter, disiplin, mandiri dan memiliki kecintaan terhadap tanah air.

Nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma, kata dia, harus tetap menjadi pedoman bagi generasi muda meskipun tantangan zaman terus mengalami perubahan.

Bupati juga menekankan pentingnya keterlibatan generasi muda dalam mendukung agenda swasembada pangan.

Menurutnya, swasembada pangan tidak sebatas aktivitas menanam, tetapi harus dibangun melalui pendidikan, pemanfaatan teknologi, kewirausahaan serta budaya produktif di bidang pertanian, peternakan, perikanan dan perkebunan.

Hal tersebut dinilai sejalan dengan semangat Asta Cita, khususnya dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian nasional.

Di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat, generasi muda juga diminta mampu beradaptasi dengan berbagai perubahan, termasuk perkembangan kecerdasan buatan (AI), perubahan iklim, perkembangan teknologi digital, dinamika energi serta tantangan global lainnya.

Selain itu, penguatan karakter dinilai penting untuk membentengi generasi muda dari berbagai persoalan sosial seperti narkotika, perundungan atau bullying, kekerasan, penyebaran hoaks hingga judi online.

Karena itu, Gerakan Pramuka diharapkan tidak hanya menjadi ruang kegiatan kepemudaan, tetapi juga menjadi wadah pembentukan karakter dan keterampilan yang relevan dengan kebutuhan zaman.

Kehadiran Kapolsek Wonosari Iptu Zulkifli Saeng dalam apel besar tersebut turut menjadi bagian dari sinergi kepolisian bersama pemerintah daerah dan Gerakan Pramuka dalam pembinaan generasi muda.

Melalui kegiatan seperti ini, kolaborasi antara kepolisian, pemerintah, sekolah dan organisasi kepemudaan diharapkan semakin kuat dalam menciptakan lingkungan yang mendukung tumbuhnya generasi muda yang disiplin, bertanggung jawab dan memiliki kepedulian terhadap lingkungan serta masyarakat.

Peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kabupaten Boalemo akhirnya tidak sekadar menjadi seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum untuk memperkuat semangat kemandirian, ketahanan pangan, kepedulian lingkungan dan pembentukan karakter generasi muda di Kabupaten Boalemo.

 

Red Rian

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *