IKRARnews.ID, Gorontalo — K2RT FC Desa Ulapato A akhirnya menutup perjuangan panjangnya dengan manis. Tim tersebut sukses keluar sebagai juara Turnamen Sepak Bola Ketua DPRD Cup 2026 setelah menundukkan Pentadio Timur FC dengan skor tipis 1-0 pada partai final yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Desa Tuladenggi, Kecamatan Telaga Biru, Kabupaten Gorontalo, Minggu (6/9/2026).
Laga puncak berlangsung sengit sejak menit awal. Kedua tim tampil dengan determinasi tinggi dan saling jual beli serangan. Namun hingga babak pertama berakhir, papan skor masih menunjukkan angka 0-0.
Memasuki babak kedua, tensi pertandingan semakin meningkat. K2RT Ulapato A akhirnya mampu memecah kebuntuan lewat sebuah gol yang menjadi pembeda hingga peluit panjang dibunyikan.
Skor 1-0 bertahan sampai pertandingan berakhir. Kemenangan tersebut sekaligus mengantarkan K2RT FC Ulapato A mengangkat trofi juara pertama Ketua DPRD Cup 2026.
Turnamen yang diikuti 12 tim perwakilan desa se-Kecamatan Telaga Biru tersebut berlangsung kurang lebih selama satu bulan. K2RT menjadi tim terbaik setelah melewati rangkaian pertandingan hingga partai final.
Pelatih K2RT FC, Ismail Idrus Nusi, kepada media, Senin (7/9/2026), mengatakan bahwa keberhasilan tersebut merupakan buah dari kerja keras seluruh pemain, official dan dukungan masyarakat Ulapato A.
Menurut Ismail, kemenangan di final bukan sekadar soal skor 1-0, tetapi menjadi bukti bahwa kerja keras, disiplin dan kekompakan mampu membawa sebuah tim melewati tekanan hingga pertandingan terakhir.
“Kami datang ke turnamen ini bukan hanya untuk bermain, tetapi untuk memberikan yang terbaik bagi tim dan masyarakat. Ketika akhirnya kami bisa mengangkat trofi, rasanya seluruh perjuangan, lelah dan tekanan selama kompetisi terbayar lunas. Ini kemenangan bersama, bukan kemenangan satu atau dua orang,” ujar Ismail.
Ia menegaskan, perjalanan K2RT menuju juara tidak selalu mudah. Setiap pertandingan menjadi ujian mental sekaligus pembuktian bahwa tim mampu menjaga konsistensi hingga laga terakhir.
“Saya selalu sampaikan kepada pemain, pertandingan boleh keras, tekanan boleh tinggi, tetapi hati dan kepala harus tetap dingin. Juara bukan hanya tentang siapa yang paling kuat, tetapi siapa yang mampu bertahan, tetap percaya dan berjuang sampai peluit terakhir,” tuturnya.
Ismail juga mempersembahkan kemenangan tersebut untuk masyarakat Desa Ulapato A yang selama turnamen memberikan dukungan penuh kepada tim.
Sementara itu, Manager K2RT FC, Kuyun Kablina, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan tim meraih trofi juara.
Menurut Kuyun, capaian tersebut merupakan hasil dari kolaborasi antara pemain, pelatih, official, pemerintah desa serta masyarakat yang terus memberikan dukungan sejak pertandingan pertama hingga partai final.
“Trofi ini bukan hanya milik K2RT, tetapi milik seluruh masyarakat Ulapato A. Kami sangat bersyukur karena perjuangan panjang selama turnamen akhirnya berbuah kemenangan. Anak-anak sudah memberikan seluruh kemampuan mereka di lapangan,” kata Kuyun.
Ia berharap keberhasilan K2RT menjadi motivasi bagi generasi muda di Desa Ulapato A untuk terus mengembangkan bakat dan menjadikan olahraga sebagai ruang untuk membangun prestasi sekaligus mempererat persaudaraan.
“Kami ingin kemenangan ini menjadi awal, bukan akhir. Semoga dari K2RT lahir pemain-pemain muda yang mampu membawa nama Ulapato A lebih jauh lagi,” pungkasnya.
Dengan hasil tersebut, K2RT FC Ulapato A resmi menjadi kampiun Ketua DPRD Cup 2026, sementara Pentadio Timur FC harus puas sebagai runner-up. Desa Lupoyo menempati posisi juara III dan Telaga Biru Legend berada di posisi juara IV.
Red Zubair













